papa:’)

Ayahku pasti makan kayu api. Dia selalu hangat seperti perapian
Rumah ayahku pastilah lautan yang dalam. Dia selalu menelan semua
permasalahannya tanpa mengeluh.


Ayahku tukang yang hebat. Dia bisa memperbaiki atap yang bocor dan
pipa-pipa yang tersumbat. Dia juga bisa memperbaiki kursi-kursi yang patah,
dan membuatnya seperti baru kembali.


Ayahku ksatria berkuda putih. Ketika kami mendaki gunung atau
menyeberangi sungai yang lebar, dia menjaga dan membimbing kami,
keluarganya, agar selalu dekat dengannya.


Tetapi ayahku rupanya terserang amnesia. Dia cepat melupakan semua masalah
dan kepahitan, dan setiap hari, dia selalu ada untuk kami, berdiri
melindungi di belakang kami, seperti gunung yang kokoh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s